Keutamaan Ibadah Haji

Takmir   19/08/2016   No Comments on Keutamaan Ibadah Haji | Dilihat 358 x  |  -A   +A

Jum'at, 16 Dzulqaidah 1437 H

Khotib : Drs. Anwar Haryono, M.Pd.

Diwajibkan bagi seorang muslim menunaikan ibadah haji. Ibadah haji adalah ibadah yang wajib dilakukan oleh umat islam yang mampu atau kuasa untuk melaksanakannya baik secara ekonomi, fisik, psikologis, keamanan, perizinan dan lain-lain sebagainya.

Dari Abu Hurairah radhiallahu’anhu, Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda, “Ibadah umrah ke ibadah umrah berikutnya adalah penggugur (dosa) di antara keduanya, dan haji yang mabrur tiada balasan (bagi pelakunya) melainkan surga” (HR al-Bukhari dan Muslim).

Hadits ini menunjukkan keutamaan haji yang mabrur (baik), dan balasan orang yang mendapatkannya adalah surga. Haji yang mabrur, telah dijelaskan oleh Imam Ibnu Abdil Barr, “Adalah haji yang tidak tercampur dengan perrbuatan riya’ (ingin dipuji dan dilihat orang), sum’ah (ingin didengar oleh orang), rafats (berkata-kata keji dan kotor, atau kata-kata yang menimbulkan birahi), fusuq (berbuat kefasikan dan kemaksiatan), dan dilaksanakan dari harta yang halal…” (lihat at-Tamhid, 22/39).

Begitu luar biasa pahala dari berhaji. Semoga kita pun termasuk orang-orang yang dimudahkan oleh Allah untuk menjadi tamu-Nya di rumah-Nya. Semoga kita dapat mempersiapkan ibadah tersebut dengan kematangan, fisik yang kuat, dan rizki yang halal.

Selain itu, bagi kaum muslimin yang tidak berhaji tetap mendapat keutamaan lain untuk dilakukan, diantaranya adalah puasa hari arafah (9 Dzulhijjah), mengikuti sholat 'Idul qurban, dan melakukan penyembelihan hewan qurban.

Semoga Allah mengaruniakan kita haji yang mabrur yang tidak ada balasan selain surga dan bisa berqurban dengan sebaik-baik hewan qurban dengan disertai keihklasan kepada Ilahi Robbi semata.  Amin ya Robbal 'alamin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.