Agar Ibadah Kita Berkualitas

Takmir   12/08/2016   No Comments on Agar Ibadah Kita Berkualitas | Dilihat 329 x  |  -A   +A

Ringkasan khutbah Jumat, 9 Dzulqaidah 1437 H / 12 Agustus 2016

Khotib : Drs. Syafi'i, M.Pd.

Ibadah secara bahasa berarti perendahan diri, ketundukan dan kepatuhan terhadap Allah SWT. Sebagai manusia yang percaya akan peran Allah SWT dalam kehidupan wajib berpegang teguh pada setiap perintahnya-Nya. Ibadah bukan hanya sekedar ibadah Mahdoh, namun luas cangkupan dan perannya dalam setiap aspek kehidupan.

Ibadah adalah perkara tauqifiyah yaitu tidak ada suatu bentuk ibadah yang disyari’atkan kecuali berdasarkan Al-Qur-an dan As-Sunnah. Apa yang tidak disyari’atkan berarti bid’ah mardudah (bid’ah yang ditolak) sebagaimana sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam :

مَنْ عَمِلَ عَمَلاً لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ.

“Barangsiapa yang beramal tanpa adanya tuntunan dari kami, maka amalan tersebut tertolak.” [6]

Agar dapat diterima, ibadah disyaratkan harus benar. Dan ibadah itu tidak bisa dikatakan benar kecuali dengan adanya dua syarat:

a. Ikhlas karena Allah semata, bebas dari syirik besar dan kecil.
b. Ittiba’, sesuai dengan tuntunan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Berikut ini beberapa faktor yang bisa mempengaruhi peningkatan kualitas amalan ibadah:

  1. Tingkatkan keikhlasan dan perbaiki niat
  2. Tingkatkan perhatian pada aspek mutaba’ah kepada nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam beribadah
  3. Utamakan & berikan perhatian ekstra terhadap amalan yang wajib
  4. Kerjakan satu amalan sholeh dengan kontinyu
  5. Tingkatkan kapasitas ilmiah anda
  6. Utamakan amalan sosial daripada amalan yang manfaatnya terbatas pada pribadi semata.

Meningkatnya kualitas ibadah akan membawa umat islam pada kecerdasan  intelektual dan spiritual. Kecerdasan sangat dibutuhkan untuk membangun umat yang berperadaban. Jangan hanya menjadi manusia yang selalu mengekor tanpa tahu ilmunya atau taklid buta. Ibadah bukan hanya sekedar formalitas semata, namun dengan ibadah seperti yang telah di bahas sebelumnya akan membawa keselamatan di dunia dan akhirat jika dapat dipahami dan diamalkan dengan benar.

Barokallahu fikum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.