Mengharap Ridho Allah ‘Azza wa Jalla dengan Amalan Terbaik

Materi khutbah Jum’at tanggal 10 Syawwal 1437 H / 15 Juli 2016 di masjid Ulul Albab Kampus UNNES

Khatib: Ust. Muhammad Yusuf Hasyim, Lc., M.A.

Pertama-tama khotib berwasiat untuk meningkatkan taqwa kepada Allah SWT dengan berusaha sekuat tenaga melaksanakan semua perintahNya serta menjauhi larangan-laranganNya.

Sebagaimana yang telah kita ketahui bersama, jika kita ingin hidup mendapat ridlo Allah SWT serta selamat lahir batin, mendapat kuntungan dunia akhirat, semua harus diusahakan dengan sungguh-sungguh, berusaha melakukan hal-hal yang dapat menarik ridlo Allah SWT dengan cara apapun bentuknya.

Jika mampu, bisa juga melakukan hal-hal yang utama, bila tak bisa, dapat menjalankan kegiatan-kegiatan lain yang mampu ia laksanakan.

رُوِىَ عَنْ بَعْضِ الصَّحَابَةِ رَضِىَ اللهُ عَنْهُمْ اَنَّهُ قَالَ مَنْ عَجَزَ عَنْ ثَمَانِيَةٍ فَعَلَيْهِ بِثَمَانِيَةٍ اُخْرَى

Diriwayatkan dari sebagian sahabat,“Barangsiapa yang belum bisa melakukan delapan hal, maka sebaiknya ia melaksanakan delapan hal yang lain untuk menambal, memenuhi kekurangannya tersebut.

مَنْ اَرَادَ فَضْلَ صَلاَةِ اللَّيْلِ وَهُوَ نَائِمٌ فَلاَ يَعْصِىْ فِى النَّهَارِ

1. Barangsiapa yang ingin mendapat keutamaan shalat malam, tapi ia tidur, tak mampu bangun malam untuk tahajjud, sebaiknya jangan sampai ia melaksanakan maksiat pada siang harinya.

مَنْ اَرَادَ فَضْلَ صِيَامِ التَّطَوُّعِ وَهُوَ مُفْطِرٌ فَلْيَحْفَظْ لِسَانَهُ

2. Barangsiapa yang ingin mendapat keutamaanu derajat orang puasa, namun ia tak mampu melaksanakannya, sebaiknya ia harus bisa menjaga mulutnya, jangan sampai mengeluarkan kata-kata yang tidak baik.

مَنْ اَرَادَ فَضْلَ الْعُلَمَاءِ فَعَلَيْهِ بِالتَّفَكُّرِ

3. Barangsiapa yang ingin mendapat derajat ulama, sebaiknya ia bertafakkur, memikirkan ciptaan-ciptaan Allah.

مَنْ اَرَادَ فَضْلَ الْمُجَاهِدِيْنَ وَالغُزَّاةِ وَهُوَ قَاعِدٌ فِىْ بَيْتِهِ فَلْيُجَاهِدِ الشَّيْطَانَ

4. Barangsiapa yang ingin mendapat pangkat sebagai pejuang perang, namun ia beada di rumah, sebaiknya ia harus dapat memerangi dan mengalahkan setan.

مَنْ اَرَادَ فَضْلَ الصَّدَقَةِ وَهُوَ عَاجِزٌ فَلْيُعَلِّمِ النَّاسَ مَا سَمِعَ مِنَ الْعِلْمِ

5.Barangsiapa yang ingin mendapat pangkat ahli sedekah, sebaiknya ia mengajar kepada orang lain tentang ilmu yang perna ia terima. Ilmu apa saja yang penting baik.

مَنْ اَرَادَ فَضْلَ الْحَجِّ وَهُوَ عَاجِزٌ فَلْيَلْزَمِ الْجُمْعَةِ

6. Barangsiapa yang ingin mendapat pangkat orang yang berhaji, namun belum mampu, orang itu bisa selalu melaksanakan shalat jum’at secara istiqomah.

مَنْ اَرَادَ فَضْلَ الْعَابِدِيْنَ، فَلْيُصْلِحْ بَيْنَ النَّاسِ فَلاَ يُوْقِعُ بَيْنَهُمُ الْعَدَاوَاةَ وَالْبَغْضَاءَ

7. Barangsiapa yang ingin mendapat pangkat orang yang ahli ibadah, maka ia hendaknya berbuat kedamaian, tidak menciptakan permusuhan antar sesama.

مَنْ اَرَادَ فَضْلَ الْاَبْدَالِ، فَلْيَضَعْ يَدَهُ اِلَى صَدْرِهِ وَيَرْضَى لِأَخِيْهِ مَا يَرْضَى لِنَفْسِهِ

8. Barangsiapa yang ingin mendapat pangkat wali abdal, ingin memiliki pangkat menjadi kekasih Allah SWT, hendaknya ia berhati baik, sabar, lapang dada, ridlo, kasih terhadap sesama seperti cintanya kepada pribadinya sendiri.

Mari kita senantiasa membenahi diri kita masing-masing, mulai dari hal yang sekecil apapun, mulai dari hal-hal yang menurut kita remeh temeh, hingga hal besar-besar yang lain.

Memperbaiki diri merupakan keharusan, karena semua hal yang kita laksanakan pasti akan dihisab oleh Allah SWT. Kecuali jika ada rahmat yang menjadikan tidak terhisab.

يَا بُنَيَّ إِنَّهَا إِنْ تَكُ مِثْقَالَ حَبَّةٍ مِنْ خَرْدَلٍ فَتَكُنْ فِي صَخْرَةٍ أَوْ فِي السَّمَاوَاتِ أَوْ فِي الأرْضِ يَأْتِ بِهَا اللَّهُ إِنَّ اللَّهَ لَطِيفٌ خَبِيرٌ

“(Lukman berkata): “Hai anakku, sesungguhnya jika ada (sesuatu perbuatan) seberat biji sawi, dan berada dalam batu atau di langit atau di dalam bumi, niscaya Allah akan mendatangkannya (membalasinya). Sesungguhnya Allah Maha Halus lagi Maha Mengetahui.”

Semoga kita, keluarga kita benar-benar mendapat ridlo, taufiq, diberi tsubutul iman (tetap iman), selamat lahir batin, beruntung dunia dan akhirat. Amin

Baarakallahu fikum..

One thought on “Mengharap Ridho Allah ‘Azza wa Jalla dengan Amalan Terbaik

  1. Kasmui

    Jazakallah khairan, semoga Allah menguatkan kita dengan hidayah dan taufik sehingga kita mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Amiin.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.